Tampilkan postingan dengan label Warta Penulis. Tampilkan semua postingan

Mengenal Ketua Umum FLP 2009-2013 (Izzatul Jannah)


Setiawati Intan Savitri, dikenal juga dengan nama pena Izzatul Jannah. Mbak yang biasa disapa dengan panggilan ”Intan” atau ”I-Je” ini lahir di Jakarta, 12 April 1972. Mbak I-Je termasuk aktivis awal FLP. Beliau adalah Ketua FLP Solo periode 1998-2001, kemudian menjadi Ketua FLP Wilayah Jawa Tengah periode 2001-2005. Pada tahun 2005 Mbak I-Je terpilih sebagai salah satu anggota Majelis Penulis FLP, periode 2005-2009. Kebayang kan lumayan ”karatan”nya beliau di FLP...? :D

Mbak I-Je menuntaskan pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di Solo. Sekolah Dasar beliau lalui di dua SD, SDN Teladan Ungaran II Yogyakarta dan SDN 1 Karanganyar, Solo. Kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Karanganyar dan SMAN 1 Karanganyar. Selanjutnya Mbak I-Je melanjutkan studi di Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta (1991 – 1996). Pada tahun 2005 Mbak I-Je melanjutkan studi master di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada minat utama Psikologi Sosial, dan lulus dengan predikat cum laude pada tahun 2007 (IPK 3,95).

Selain dikenal sebagai penulis, sejak lama Mbak I-Je dikenal juga sebagai pekerja LSM. Beliau pernah menjadi Ketua LSM Pemberdayaan Perempuan dan anak Pinggiran ”Seroja”, Ketua Divisi Pendidikan Yayasan Miftahul Jannah, serta relawan di Titian Foundation. Pada tahun 2003, Mbak I-Je pernah meraih Muslimah Award kategori Pekerja Sosial dari Solo Pos. Mbak I-Je juga memiliki minat besar dalam bidang Penelitian, Pendidikan, Public Speaking, dan Training.

Soal bekerja, Mbak I-Je bisa dibilang seorang workaholic. Dari menjadi guru, manajer penerbitan, pemred majalah remaja, hingga saat ini beliau mendapat amanah sebagai General Manaje Penerbitan PT Balai Pustaka. Sebagai GM di Balai Pustaka, Mbak I-Je memimpin divisi penerbitan yang terdiri dari 4 departemen buku: Departemen Buku Sastra dan Umum, Departemen Buku Anak, Departemen Buku Pendidikan dan Referensi, Departemen Buku Penyuluhan dan 3 sub departemen supporting: sub dept. Penyimpanan buku, sub.dept.

Saat masa bulan madu fiksi islami, Mbak I-Je banyak melahirkan karya-karya bermutu. Bukan hanya fiksi, Mbak I-Je juga menulis nonfiksi dengan topik utama: Psikologi, Pendidikan, Wanita, Remaja, Keislaman. Daftar lengkap karya Mbak I-Je, silakan lihat di bawah ya.

Mbak I-Je menikah dengan Banu Witono, S.E. Ak. M.Si., dosen dan Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Beliau dikarunia 3 putri: Farhah Kamilatun Nuha (11 tahun), Firna Nahwa Firdausi (9 tahun), dan Fadila Rosyidatul ‘Ala (7 tahun). Setelah sekian tahun menetap di Solo, kini Mbak I-Je dan keluarga tinggal di Jakarta.

Daftar karya Izzatul Jannah:

FIKSI

1. Apa Kabar Cinta? (Era Intermedia Solo, 2001) Novel

2. Setitik Kabut Selaksa Cinta (Era Intermedia Solo, 2001) Novel

3. Padang Seribu Malaikat (Era Intermedia Solo, 2002) Novel

4. Festival Syahadah (Era Intermedia Solo, 2002) Novel

5. Gadis Dalam Kaca (D&D Publishing Solo, 2003) Novel

6. Setangkai Puisi Cinta (D&D Publishing Solo, 2003) Novel

7. Menara Langit (DAR! Mizan Bandung, 2003) Novel

8. Denting Bintang-Bintang (DAR! Mizan Bandung, 2004) Novel

9. Runaway Blues (DAR! Mizan Bandung, 2004) Novel

10. Tarian Bidadari (Pena Jakarta, 2005) Novellet

11. Edelweiss (Fatahillah Bina Al Fikri Jakarta, 2005) Novel

12. Cahaya di atas Cahaya (Asy-Syaamil Bandung, 2000) Kumpulan Cerpen

13. Berjuta Hidayah (Asy-Syaamil Bandung,2000) Kumpulan Cerpen

14. Gadis di Ujung Sajadah (Fatahillah Bina Al-Fikri Jakarta, 2002) Kumpulan Cerpen

15. Perempuan Suamiku (Asy-Syaamil, Bandung) 2003

16. Hingga Batu Bicara (Bersama Helvy Tiana Rosa, Maimon Herawati, Asy-Syaamil, 1999) antologi cerpen bersama

17. Cermin dan Malam Ganjil (FBA Press, 2002) antologi cerpen bersama

18. Luka Tlah Menyapa Cinta (FBA Press, 2002) antologi cerpen bersama

19. Bulan Kertas (FBA Press, 2003) antologi cerpen bersama

20. 17 Tahun (FBA Press, 2005) antologi cerpen bersama

21. Perempuan Bermata Lembut (FBA Press, 2005) antologi cerpen bersama

22. Kata Orang Aku Mirip Nabi Yusuf, antologi cerpen bersama FLP Jawa Tengah, (Indiva Media Kreasi, 2008)



NONFIKSI REMAJA:

1. 10 seri pengembangan pribadi remaja: diterbitkan Era Intermedia, 2002

2. Kado buat Sahabat

3. Every Day is ”PD” Day

4. How to be a Winner

5. Easy Going No Way

6. Nge-gank sama Mami Papi

7. Be new You!

8. Bincang-bincang Ramalan Bintang

9. Histeria Sang Idola

10. Selamat Datang di Kerajaan Cinta

11. Nih Dia, Zona Pembelajar

12. Be a Super Star, panduan remaja untuk sukses D&D Publishing,2005

13. Be Different, panduan remaja untuk sukses D&D Publishing, 2005

14. Remaja Gila Baca, panduan remaja suka membaca FBA Press, 2006



BUKU ANAK:

1. Serial Khalid, Era Intermedia, 2003

2. Farah dan Kursi Ajaib, D&D Publishing

3. Puisi Hening, PT. Tiga Serangkai, 2006

4. Lukisan Terindah, PT. Tiga Serangkai, 2006

5. Binder Istimewa, PT. Tiga Serangkai, 2006



NONFIKSI DEWASA:

1. Diary Pengantin, Asy-Syaamil, 2003

2. Karena Cinta Harus Diupayakan, Asy-Syaamil 2004

3. Mengeja Cinta dalam Nama-Nya, Asy-Syaamil 2005

4. Rumah Penuh Cinta, Indiva Media Kreasi, Surakarta 2007

5. PsikoHarmoni, Indiva Media Kreasi, Surakarta

6. Akan terbit 10 Bersaudara Hafal Al-Qur’an, Syqma ArkanLeema, 2009

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Erma Yulihastin; Memimpin FLP Bogor dari Bandung

Ada kelegaan sekaligus kekhawatirannya tersendiri ketika Erma Yulihastin melepaskan jabatan sebagai ketua FLP cabang Bogor pada Mei 2009 lalu. Ia lega karena telah berusaha semaksimal mungkin memimpin FLP Bogor meskipun bekerja sebagai peneliti LAPAN yang berkantor di Pasteur, Bandung, sejak awal 2008. “Agak khawatir juga, karena karya teman-teman FLP Bogor secara kualitas dan kuantitas masih minim,” ujar ibu dari Sekar Nabila Inspirana

Selama setahun lebih, setiap bulan Erma ke menuju Bogor untuk berkoordinasi dengan pengurus dan anggota FLP Bogor. “Sekalian pertemuan bulanan. FLP Bogor sementara ini memang cuma bertemu sebulan sekali,” kata alumni ITB jurusan kata alumni ITB jurusan Geofisika dan Meteorologi. Sebelum memimpin FLP Bogor, Erma sempat bergabung dengan FLP cabang Depok pada pertengahan 2006. Selama 6 bulan Erma mengikuti Basic Writing Training angkatan III di Depok. Karena masalah jarak, Erma memutuskan untuk merintis kembali kepengurusan FLP Bogor yang sedang vakum.

Kunjungan ke Bogor juga dimanfaatkan Erma untuk melihat rumahnya di Gunung Putri. “Keadaan juga membuat saya dan suami hidup terpisah. Suami masih di Bogor, sedangkan saya dan anak di Bandung. Tapi, setiap Minggu suami berkumpul bersama kami. Sedangkan saya ke Bogor, sebulan sekali.”

Rencana ke depan, Erma berkeinginan untuk menetap di Bandung. “Tapi, karena suami masih kerja di Bisnis Indonesia, ya kami pisah dulu.” Erma mengaku tidak mengalami kesulitan dalam membina rumah tangga di kota yang berbeda. “Sekarang teknologi sudah canggih. Jam kerja saya dan suami on-line terus. Mau ngobrol apa aja bisa, “ ujar penulis yang baru mengeluarkan buku “La Tahzan for Working Mother”bersama denganteman-teman di FLP ini. (Koko Nata)

These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati